“Tentara Umumnya Lebih Konsisten, Lebih Tegas, Saya Lihat & Saya Yakin Pak Prabowo Lebih Tegas!”
Prabowo Subianto telah menetapkan berbagai program dan konsep begitu kelak menjadi presiden periode 2024-2029. Makan siang gratis, hilirisasi sumber daya alam, penegakkan hukum dan mengentas kemiskinan. Lantas, bagaimana Prabowo mewujudkan program-program unggulan tersebut? Majalah Detik wawancara khusus dengan profesor Sukowiyono, Rektor Universitas Wisnuwardana Malang (Unida). Berikut petikannya untuk Anda.
Menurut Anda, apakah presiden terpilih Prabowo Subianto bisa merealisasikan program- program kampanye. Sebab, rakyat Indonesia sekarang antusias menunggu gebrakan Prabowo ketika menjadi presiden. Rakyat menilai Prabowo Subianto representasi masyarakat mengiginkan Indonesia kuat, mandiri, dan modern?
Kalau di Indonesia sering kali janji kampanye realitanya beda. Selama ini faktanya begitu, tidak usah kaget, biasanya memang, okelah janji Gus Imin guyu-guyu (tertawa) lho, katanya itu ‘kan janji, waktu dengan Kombuser (kanal Yuotube Dedy Combuser). Itulah bangsa kita, kita seringkali bangsa buat guyon. Mestinya jangan, karena tidak mendidik rakyat, kita ndak. Baru ngomong terus lupa biasa . Bangsa ini krisis moral.
Ingkar janji, etika, tipu- menipu itu sekarang kayak biasa. Sekarang hampir tiap hari orang bunuh diri se- Indonesia. Banyak orang bunuh diri karena ekonomi. Sementara terjadi korupsi triliun. Apa tidak ngelu. Ini krisis bangsa. Saya sering ngomong bersama teman-teman. Saya ‘kan orang hukum. Saya sekretaris dewan pembina asosiasi HTIENHAN Indonesia. Bingung semuanya tentang penegakkan hukum, dari mana kita mulai. Kalau saya pikir penegakan hukum dari partai. Sekarang negara kita negara partai. Semua rekom partai, kalau partai yang megang orang baik-baik, insya Allah menjadi baik.
Menurut profesor, kira -kira Prabowo bisa mengimplementasikan program makan siang gratis, hilirisasi, stunting, dan program pro rakyat lain. Karena rakyat kelihatannya mulai menagih janji program kampanye tersebut?
Ya, kalau misalnya tunjangan guru, dia bilang tidak sekarang. Makan siang gratis se-Indonesia, keadaan kita sekarang kayak gini. Hutang kita banyak. (peryataan ekonom UI, Faisal Basri, hutang Indonesia mencapai 7000 triliun) Sulit, kita punya hutang banyak, mikir hutang sudah ngelu. Makan siang gratis se- Indonesia berat. Tapi, kalau daerah mana itu mungkin. Uji coba satu daerah mungkin. Makan gratis se -Indonesia gak mungkin.
Program Man Powering Development Prabowo wujudnya seperti apa?
Kalau orangnya, saya lihat tentara. Saya lihat tentara lebih baik dari pada orang sipil di Indonesia. Ketegasannya, konsisten biasane umumnya, kalau tidak, berarti tidak umum. Kalau saya lihat dan saya yakin pak Prabowo dibanding pak Jokowi lebih tegas. Moga -moga dia harus tahu anggotanya kabinet, dirjen, sampai ke bawah korupsi harus ditindak.
Bagaimana Prabowo Subianto dalam melakukan Recource Development ?
Indonesia sekarang mau apa, fisik sudah cukup, hutang sudah banyak. Kita membangun mental itu harus. Contoh teladan yang tidak ada kayak pak Mahfud, saya lihat kecewa saja. Menganggap pak Jokowi itu ya, umumnya manut bu Mega. Teryata pak Jokowi bukan umumnya orang Jawa. Orang Jawa kalau dijadikan berutang budi. Pak Jokowi bukan umumnya budaya Jawa. Orang Jawa, coba bayangkan orang mebel, walikota, jadi gubernur dan presiden dua kali. Tidak berani memusuhi. Untuk kultur Jawa tidak berani.
Justice for all apa bisa Prabowo melakukan?
Moga- moga saja, saya yakin mestinya dia punya idealisme. Dia sudah cukup orangnya, umurnya sudah tua, seharusnya tinggal baiknya. Anak satu sudah jadi. Tidak mikir anaknya jadi apa-apa. Ya semoga tidak mikir keluarga. Anaknya pak de, anaknya pak lek tidak usahlah. Kalau mengambil orang profesional tidak masalah. Jangan sampai hukum buat mainan. Saya masih yakin pak Prabowo, karena dia tentara.
Tanggapan Anda mengenai Prabowo presentasi di WHO, PBB, bahwa jagung, singkong dan tebu bisa buat etanol, bahan bakar pesawat terbang, layaknya avtur, apa bisa Indonesia melakukan?
Sulit mas, kalau begitu- begitu ‘kan pokoknya ngomong. Kecuali, memang ada keinginan untuk membiayai kampus mana untuk melakukan riset, uji klayakan dan menggerakkan para peneliti yang kapable.
Anda optimis Prabowo bisa menegakkan hukum, law enfourcment?
Semua tergantung partai. Partai tidak mudah mencari orang bersih. Sekarang pilihan repotnya memberi daerah juga. Itu uang juga.
Anda bisa menyebutkan analogi partai yang clean?
Ya, kayak jaman saya dulu. Dulu ada partai Golkar, PPP dan PDI. Jadi calon dewan tidak bayar mas, gambarnya tidak masang foto, gambarnya partai, Berigin, Ka’bah dan banteng sudah. Orang tahu nomor sekian jadi tidak jadi.
Sekarang repot, diumumkan siapa caleg dadak, kader bisa kalah walau dia nomor 30 loncat jadi nomor satu itu yang tidak benar. Kembalikan kayak dulu nomor urut saja.
Parameter partai yang clean di luar negeri?
Tidak ada. Partai mana yang tidak ada koruptornya. Tetap baik luar negeri dibanding sini. Di sana itu orang menilai betul pimpinan itu, di sini orang awam tidak ngerti. Orang sana tahu, warga negara sadar kalau orang tidak baik tidak dipilih. Rakyat milih tahu benar. Kalau kita kan tidak terserah yang nyuruh kasih sangu berapa. (SNY)







